1/30/2008

Paulus Masuk Neraka Menurut Injil Matius

Jika umat Kristen percaya bahwa Bible adalah wahyu Tuhan, maka umat Kristen pun harus mengakui kebenaran yang diucapkan oleh Yesus yang diklaim telah direkam oleh Injil Matius mengenai larangan menyebut orang lain itu bodoh.

Matius 5: 21 - 22 KJV
5:21 Ye have heard that it was said by them of old time, Thou shalt not kill; and whosoever shall kill shall be in danger of the judgment:
5:22 But I say unto you, That whosoever is angry with his brother without a cause shall be in danger of the judgment: and whosoever shall say to his brother, Raca, shall be in danger of the council: but whosoever shall say, Thou fool, shall be in danger of hell fire.

**Terjemahan
“Kamu telah dengar bahwa hal ini di zaman dahulu pernah diberitahu oleh mereka, kamu tidak boleh membunuh; dan siapapun yang membunuh akan diadili: Tapi saya berkata kepadamu, Bahwa siapapun yang memarahi saudaranya tanpa sebab maka akan diadili: dan siapapun yang mengatakan saudaranya, Raca, akan diajukan ke konsil, tapi siapapun yang mengatakan, Kamu bodoh, akan dalam bahaya api neraka.”

Catatan!

Pendeta Kristen telah mengedit Matius 5:21-22 yang seharusnya “fool” (bodoh) menjadi “jahil”!

Matius 5 TB
21 Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

Jadi menurut Injil Matius, orang yang menyebut “kamu bodoh”, maka orang tsb akan dimasukkan kedalam api neraka yang menyala-nyala. Dan di Perjanjian Baru pula, dapat kita temukan beberapa surat Paulus yang menceritakan kepada kita bahwa sang penulis yaitu Paulus menyebut orang lain “bodoh”. Mari kita simak dibawah ini:

1 Korintus 15: 35 - 36 KJV
“But someone will ask, “How are the dead raised? With what kind of body do they come?” “You Fool, What you sow does not come to life unless it dies.”

(Tapi seseorang akan berkata, “Bagaimana orang mati dibangkitkan? Dengan jenis tubuh apa mereka datang?” “KAMU BODOH, benih yang kamu tabur tidak akan menjadi hidup kalau ia tidak mati dulu.)

Catatan!
Pendeta Kristen ngedit Alkitab

Dalam Alkitab edisi Contemporary English Version (CEV), pendeta Kristen telah mengedit “kamu bodoh” menjadi “jangan bodoh (don’t be foolish).

1 Korintus 15:36 CEV
“Don’t be foolish. A seed must die before it can sprout from the ground.”

Apa maksud pendeta Kristen ngedit perkataan Paulus ini ? Jangan tanya saya! Tanyakanlah langsung pada Pak Pendeta, katakan begini “Pak pendeta mengapa Anda ngedit 1 Korintus 15:36? Apakah karena Paulus akan masuk neraka berdasarkan Matius, sehingga Anda mengedit surat Paulus tsb?”

Galatians 3: 1 KJV
” O foolish Galatians, who hath bewitched you…”

“Wahai orang-orang Galatia b*d*h (t*l*l), siapa yang mempesonamu?

Demikian artikel ini dibuat dengan tujuan mengungkap Paulus si Pendusta dari kota Tarsus.

PAULUS MENGHINA TUHAN

Dalam surat Korintus yang ditujukan untuk jemaat di kota Corinth Yunani, Paulus dengan lancang telah menghina Tuhan, yaitu dengan mengatakan:

“For the foolishness of God is wiser than man’s wisdom, and the weakness of God is stronger than man’s strength. (1 Corinthians 1:25 NIV Bible)”

(Karena kebodohan Tuhan adalah lebih bijak daripada kebijaksanaan manusia, dan kelemahan Tuhan adalah lebih kuat daripada daya tahan manusia–Terjemahan 1 Corinthians 1:25 NIV Bible).

Berbagai Edisi Bible Secara jelas menyatakan bahwa Paulus menyebut “kebodohan Tuhan” (the foolishness of God).

Corinthians 1:25 New International Version
For the foolishness of God is wiser than man’s wisdom, and the weakness of God is stronger than man’s strength.

1 Corinthians 1:25 New American Standard Bible
Because the foolishness of God is wiser than men, and the weakness of God is stronger than men.

1 Corinthians 1:25 English Standard Version
For the foolishness of God is wiser than men, and the weakness of God is stronger than men.

1 Corinthians 1:25 Contemporary English Version
Even when God is foolish, he is wiser than everyone else, and even when God is weak, he is stronger than everyone else.

Dari ucapan Paulus diatas, maka dapat diambil kesimpulan betapa tidak sopannya Paulus menempatkan posisi Tuhan Yang Maha Agung pada posisi yang tidak layak, yaitu dengan mengatakan kebodohan Tuhan, kemudian membanding-bandingkannya dengan manusia. Paulus berkata : “Kebodohan Tuhan lebih bijak daripada manusia.” Jadi dalam bahasa non-formal, orang yang membaca ayat tsb akan menyimpulkan bahwa sebodoh-bodohnya Tuhan itu lebih baik daripada manusia. Pantaskah seseorang mengucapkan kalimat kufur tsb? Jawabnya Tidak. Tuhan adalah Maha Kuasa, manusia adalah makhluk yang lemah. Jadi membandingkan “Yang Maha Kuasa” dengan “makhluk yang serba lemah” dengan menyatakan “Kebodohan Tuhan” adalah suatu bentuk hujatan kepada Tuhan.

Dalam Perjanjian Lama kitab Imamat dikatakan bahwa orang Israel yang menghujat Tuhan maka haruslah dihukum mati.

Imamat 24:15-16 TB
“Engkau harus mengatakan kepada orang Israel, begini: Setiap orang yang mengutuki Allah harus menanggung kesalahannya sendiri. Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah itu. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah dihukum mati.”

Alhamdulillah dan nikmat syukur kita pada Allah SWT yang telah memberi hukuman kepada Paulus dengan cara dipancung tahun 67 M di Italia. Konon, setelah kepala Paulus terpisah dari tubuhnya muncullah tiga mata air. Boleh jadi, Tuhan memang hendak membersihkan bumi ciptaan-Nya dari darah najis sang penghujat Tuhan bernama Paulus Si Tukang Tupu dari Kota Tarsus dengan cara memunculkan tiga mata air.

Paulus Si Tukang tipu sama sekali bukan wahyu maupun inspirasi Tuhan, melainkan Iblis lah yang telah menjerumuskan Paulus menjadi rasul palsu yang kini diagung-agungkan oleh umat Kristen yang telah sesat dari jalan lurus!(suryaningsih.wordpress.com)

No comments:

Post a Comment

Setelah membaca artikel, diharapkan kepada para pembaca untuk menuliskan kesan/komentarnya. Terimakasih...